SidomulyoNews; Pemerintah Kecamatan Martapura menjadi tuan rumah kegiatan Sosialisasi Pemberian Informasi Status Kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) pasca non aktif yang dilaksanakan oleh pihak BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih, Rabu 25/02/2026. Kegiatan ini berlangsung di Aula Kecamatan Martapura dan dihadiri oleh perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD) serta 18 desa se-Kabupaten OKU Timur.
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada pemerintah desa terkait perubahan status kepesertaan PBI JK yang mengalami non aktif, sekaligus menjelaskan mekanisme verifikasi dan validasi data agar masyarakat yang berhak tetap dapat memperoleh jaminan pelayanan kesehatan.
Dalam kegiatan tersebut, perwakilan dari BPJS Kesehatan Cabang Prabumulih memaparkan materi mengenai kriteria kepesertaan PBI JK, penyebab kepesertaan menjadi non aktif, serta langkah-langkah yang dapat ditempuh pemerintah desa dalam membantu masyarakat melakukan pembaruan data. Dijelaskan bahwa perubahan status kepesertaan umumnya berkaitan dengan hasil pemadanan dan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) serta hasil evaluasi berkala pemerintah pusat.
Selain itu, pihak Badan Pusat Statistik (BPS) OKU Timur, turut memberikan penjelasan mengenai pentingnya akurasi dan sinkronisasi data kependudukan serta data sosial ekonomi masyarakat. Peran aktif pemerintah desa dinilai sangat penting dalam memastikan data yang dilaporkan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
Camat Martapura dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting guna menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat terkait status kepesertaan BPJS yang tiba-tiba tidak aktif. Ia berharap seluruh desa dapat segera menindaklanjuti hasil sosialisasi dengan melakukan pendataan dan koordinasi internal, sehingga masyarakat yang benar-benar membutuhkan tidak kehilangan akses layanan kesehatan.
Perwakilan dari 18 desa se-OKU Timur yang hadir juga diberikan kesempatan untuk berdiskusi dan menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi di lapangan, seperti masyarakat yang belum memahami prosedur reaktivasi, perubahan data kependudukan, hingga permasalahan administrasi lainnya. Diskusi berjalan interaktif dan menghasilkan beberapa solusi teknis yang dapat diterapkan oleh desa.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara BPJS Kesehatan, BPS, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa dalam memastikan program jaminan kesehatan nasional tepat sasaran serta memberikan perlindungan kesehatan yang berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten OKU Timur.
Pemerintah desa berkomitmen untuk segera menyampaikan hasil sosialisasi kepada masyarakat dan membantu proses pengajuan kembali kepesertaan bagi warga yang memenuhi kriteria, sehingga pelayanan kesehatan tetap dapat diakses tanpa hambatan.
#TimPPID
#Sidomulyobisa
#Sidomulyocerdasdanberdata
#Sidomulyomaju
#Sidomulyomandiri
#Sidomulyosejahtera


Kirim Komentar